Jumat, 22 April 2011

Menpora Cari Sekretaris Baru Mulai Senin

Jika Anda sungguh-sungguh tertarik untuk mengetahui tentang
, Anda harus berpikir melampaui dasar-dasar. Artikel informatif mengambil melihat lebih dekat hal yang perlu Anda ketahui tentang
.
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng bakal langsung mencari sekretaris baru pengganti Wafid Muharram, yang tengah dijerat kasus suap terkait pembanguna wisma atlet di Stadion Jakabaring Palembang. Menpora bakal menemui Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara untuk mengkonsultasikan hal tersebut secepatnya.

Sekarang kita telah membahas aspek-aspek
, mari kita kembali kepada beberapa faktor lain yang perlu dipertimbangkan.

Menurut Menpora, hal itu perlu secepatnya dilakukan mengingat roda organisasi Kementerian harus tetap berjalan. Apalagi, beberapa agenda kegiatan yang bakal digelar Kemenpora harus tetap berjalan sesuai jadwal.

"Saya secepatnya mau konsultasi dengan Menpan dan BPKP serta BPK untuk mengkonsultasikan kondisi seperti ini. Karena bagi saya ini masih baru. Jadi bagaimana prosedurnya supaya organisasi tetap bisa jalan, misalnya apakah penunjukan Plt Sesmen, prosedurnya bisa dilakukan secara cepat oleh Kepmen," ujar Menpora, Jumat (22/4/2011).

Niat Menpora untuk segera menggantikan posisi Wafid Muharam, menurut Deputi Menpora Bidang Pembudayaan Olahraga, James Tangkudung, merupakan tanggung jawab secara moral seorang Menteri saat ada persoalan dalam keorganisasian yang dipimpinnya. James menyatakan, setidaknya keputusan soal siapa yang bakal menggantikan posisi Wafid Muharam baru bisa ditentukan Senin besok. "Hari senin baru ada keputusan.Sekarang kan libur," ujar James.(Alie Usman)

Mereka yang hanya mengenal satu atau dua fakta-fakta tentang
bisa bingung oleh informasi yang menyesatkan. Cara terbaik untuk membantu mereka yang disesatkan adalah dengan lembut benar mereka dengan kebenaran yang Anda pelajari di sini.

Kamis, 21 April 2011

Digelandang ke KPK, WM Bawa Kitab Suci

Satu-satunya cara untuk mengikuti terbaru tentang
adalah untuk terus tinggal di mencari informasi baru. Jika Anda membaca segala sesuatu yang Anda temukan tentang
, itu tidak akan memakan waktu lama bagi Anda untuk menjadi otoritas yang berpengaruh.
JAKARTA, KOMPAS.com " Pejabat Kementerian Pemuda dan Olahraga berinisial WM yang tertangkap tangan oleh KPK, Kamis (21/4/2011), digelandang ke gedung KPK Jakarta sekitar pukul 23.00.

Dikawal sejumlah penyidik, WM akan menjalani pemeriksaan. Saat tiba di kantor KPK, WM tidak berkomentar. Ia hanya menunduk menghindari sorotan kamera wartawan. Ketika memasuki gedung KPK, WM juga tampak membawa kitab suci dan kain serupa sorban.

Semoga informasi yang disajikan sejauh ini berlaku. Anda juga mungkin ingin mempertimbangkan hal berikut:

Ia ditangkap sekitar pukul 19.00 di kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Senayan, Jakarta. Menurut sumber Kompas.com, ditemukan tiga lembar cek senilai Rp 2 miliar bersamaan dengan penangkapan WM. Ia ditangkap bersama dua orang dari kalangan pengusaha berinisial R dan MIU.

R dan MIU berasal dari perusahaan berbeda. Ketiganya, menurut sumber Kompas.com, terlibat hal yang diduga sebagai korupsi terkait pembangunan wisma atlet untuk SEA Games ke-26 di Palembang, Sumatera Selatan.

Diketahui, Kementerian Pemuda dan Olahraga tengah membangun gedung wisma atlet sebagai salah satu persyaratan tuan rumah SEA Games. Dana pembangunan wisma atlet dengan 1.000 kamar tersebut lebih kurang Rp 200 miliar.

Wisma atlet dengan luas tiap kamar 5 x 9 meter persegi itu dibangun oleh PT Duta Graha Indah. Pada akhir Maret, pembangunannya mencapai 30 persen.

Nah, itu tidak sulit sama sekali, bukan? Dan kau telah menerima banyak pengetahuan, hanya dari mengambil beberapa waktu untuk penelitian kata seorang pakar di
.

Densus 88 Interogasi di Tempat Rahasia

Apakah Anda pernah merasa seperti Anda tahu hanya cukup tentang
akan berbahaya? Mari kita lihat apakah kita dapat mengisi sebagian dari celah dengan info terbaru dari para ahli
.
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian RI menyatakan telah menangkap 19 orang tersangka yang diduga terlibat dalam aksi teror bom di Jakarta, bom bunuh diri di Cirebon dan teror bom di Gading Serpong, Tangerang, Banten. Ke-19 orang itu ditangkap di beberapa lokasi, diantaranya di Bekasi, Jakarta dan Nanggroe Aceh Darussalam. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam mengatakan, saat ini tim Densus 88 tengah melakukan interogasi terhadap para tersangka di sebuah tempat rahasia.

Jika fakta
Anda out-of-date, bagaimana yang mempengaruhi tindakan dan keputusan? Pastikan Anda tidak membiarkan slip
informasi penting oleh Anda.

"Dalam pemeriksaan ini, Tim Densus 88 akan mendalami semuanya termasuk mengungkap siapa kelompok yang terkait pemboman," kata Anton, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (24/4/2011).

Berdasarkan UU Terorisme, kepolisian memiliki waktu 7x24 jam sejak penangkapan untuk menahan dan melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka. Seperti diketahui, pada subuh tadi, polisi menangkap enam orang yang diduga terlibat teror bom buku. Mereka ditangkap di dua rumah kontrakan di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Berdasarkan keterangan para tersangka yang ditangkap, pihak kepolisian mendapatkan informasi ada paket bom yang diletakkan di depan Gereja Christ Cathedral. Setelah dilakukan penyisiran sejak pagi tadi, tim Gegana mengamankan lima buah tas ransel yang diduga berisi rangkaian bom. Pada setiap rangkaian, terdapat ponsel yang telah diset alarm yang akan berbunyi pukul 09.00, Jumat (22/4/2011) besok. Namun, tidak diketahui apakah alarm itu akan meledakkan benda yang diduga bom tersebut atau tidak.

Begitulah keadaannya sekarang. Perlu diketahui bahwa setiap subjek dapat berubah dari waktu ke waktu, jadi pastikan Anda mengikuti berita terbaru.

Rabu, 20 April 2011

AJI: Penuhi Hak-hak Pekerja Perempuan

Jika Anda memiliki minat bahkan melewati di topik
, maka Anda harus melihat pada informasi berikut. Artikel ini mencerahkan menyajikan beberapa berita terbaru tentang masalah
.
JAKARTA, KOMPAS.com " Jurnalis perempuan di Indonesia rentan terhadap pengabaian hak kesehatan reproduksi. Misalnya, kebanyakanperusahaan media tidak menyediakan ruang khusus menyusui dan hak cuti haid bagi jurnalis yang mengalami rasa sakit pada hari pertama haid.

Dengan memanfaatkan momentum Hari Kartini, pada Rabu (20/4/2011) Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menyerukan kepada perusahaan media agar segera memenuhi hak-hak pekerjanya, terutama menyangkut kesehatan reproduksi jurnalis perempuan, sesuai perintah Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Sepertinya informasi baru ditemukan tentang sesuatu setiap hari. Dan topik
tidak terkecuali. Jauhkan membaca untuk mendapatkan berita lebih segar tentang
.

AJI meminta perusahaan media untuk memberikan jaminan keselamatan dan kesehatankerja kepada jurnalis perempuan dan keluarganya, seperti pelayanan medis rawat jalan oleh dokter umum, rawat jalan dokterspesialis, rawat inap di rumah sakit, perawatan kehamilandan persalinan, serta layanan penunjang lainnya.

Perusahaan juga diminta memberi jaminan sosial tenaga kerja kepadajurnalis perempuan, menyediakan fasilitas antar-jemput (khususnya jurnalis perempuan yang hamil), serta memberi pelatihan kepada jurnalis perempuantentang pentingnya pemeliharaan kesehatan reproduksi.

Di lingkup global, pentingnya pemenuhan atas hak kesehatanreproduksi perempuan sudah diakui sejak Konferensi Dunia Pertama tentang Perempuan di Meksiko pada 1975. Indonesia telahmeratifikasi Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan (Convention on the Elimination of All Formsof Discrimination Against Women/CEDaW) melalui UU Nomor 7 Tahun 1984.

Baca juga: KPK Bantah Pendam Kasus IT KPU

Itulah terbaru dari pihak berwenang
. Setelah Anda terbiasa dengan ide-ide ini, Anda akan siap untuk pindah ke tingkat berikutnya.

KY Akan Panggil Williardi Wizar

Apakah Anda ingin mencari tahu apa yang mereka-in-the-tahu harus katakan tentang
? Informasi dalam artikel di bawah ini berasal langsung dari para ahli baik informasi dengan pengetahuan khusus tentang
.
JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Yudisial berencana akan memanggil salah satu terpidana kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnain, Williardi Wizar. Williardi merupakan mantan Kapolres Jakarta Selatan yang dituduh bermufakat untuk rencana pembunuhan Nasrudin.Pemanggilan Williardi terkait proses yang tengah dilakukan Komisi Yudisial (KY) menindaklanjuti laporan pihak Antasari Azhar mengenai dugaan pelanggaran kode etik hakim yang menangani kasus tersebut. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua KY Imam Anshori Saleh di Gedung Komisi Yudisial, Jakarta, Rabu (20/04/2011).

"Nanti kita akan melihat perkembangan pemeriksaan setelah itu kalau masih ada yang dibutuhkan kita akan memanggil pihak-pihak yang terkait dengan kasus tersebut misalnya Willardi Wizar," ujar Imam.

Bagaimana Anda bisa mencanangkan batas belajar lebih banyak? Bagian berikutnya mungkin berisi bahwa salah satu sedikit kebijaksanaan yang mengubah segalanya.

Selain Williardi, menurut Imam, akan dipanggil juga para pelaku penembakan Nasrudin. Hal ini diperlukan untuk menyambungkan kronologis peristiwa terkait pengumpulan bukti-bukti yang berhubungan dengan barang bukti yang diabaikan hakim dalam sidang.

"Karena Pak Antasari dianggap sebagai penganjur (dalang) dalam kasus itu, tentu harus nyambung dengan mendapat keteranganantara penganjur dan yang dianjurkan (pelaksana di lapangan). Supaya betul-betul terjadi kesambungannya," jelasnya.

Pemanggilan saksi-saksi ini baru akan dilakukan jika KY sudah mendapatkan keterangan dari saksi ahli forensik, balistik dan ahli IT. Jika belum cukup bukti, maka para terpidana tersebut juga akan diperiksa oleh KY.

Semoga bagian di atas telah berkontribusi untuk pemahaman Anda tentang
. Berbagi pemahaman baru Anda tentang
dengan orang lain. Mereka akan berterima kasih untuk itu.

Selasa, 19 April 2011

Jenazah MS Belum Bisa Dibawa Keluarga

Artikel menarik alamat beberapa isu kunci tentang
. Pembacaan yang cermat bahan ini bisa membuat perbedaan besar dalam bagaimana Anda berpikir tentang
.
JAKARTA, KOMPAS.com " Kepolisian hingga saat ini belum mengizinkan keluarga mengambil jenazah M Syarif Astanagarif (32), pelaku pengeboman di dalam Masjid Adz-Dzikro di lingkungan Markas Polres Kota Cirebon, Jawa Barat, untuk dimakamkan. Pasalnya, penyidik masih berkepentingan dengan jenazah yang saat ini berada di kamar mayat RS Polri Sukanto, Jakarta Timur.

"Menurut penyidik di lapangan, (jenazah) masih diperlukan untuk pengembangan kasus ini," kata Wakil Kepala Bareskrim Polri, Irjen Matius Salempang, di Mabes Polri, Selasa (19/4/2011).

Jika Anda menemukan diri Anda bingung dengan apa yang Anda sudah membaca hingga saat ini, jangan putus asa. Semuanya harus jelas pada saat Anda selesai.

Matius belum mengetahui kapan jenazah dapat diambil. Menurut dia, pemulangan jenazah tergantung penyidik. Ketika ditanya untuk keperluan apa jenazah bagi penyidik, Matius menjawab, "Jangan tanya saya apa yang mau digali. Itu untuk keperluan penyidik dilapangan."

Seperti diberitakan, jenazah Syarif langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk keperluan penyelidikan termasuk mengungkap identitas yang bersangkutan. Tiga hari setelah aksi bom bunuh diri, kepolisian baru memastikan jenazah adalah Syarif berdasarkan tes DNA.

Kondisi jenazah Syarif hancur di bagian perut akibat bom berdaya ledak rendah yang dimasukkan ke dalam tas. Adapun bagian tubuh lain masih utuh sehingga jenazah cepat dikenali.

Bila kata mendapat sekitar tentang perintah Anda fakta
, orang lain yang perlu tahu tentang
akan mulai aktif mencari Anda.

Senin, 18 April 2011

Eva: Saya Tidak Mau Menjadi Politisi

Apakah Anda pernah merasa seperti Anda tahu hanya cukup tentang
akan berbahaya? Mari kita lihat apakah kita dapat mengisi sebagian dari celah dengan info terbaru dari para ahli
.
KOMPAS.com - Saya tidak mau menjadi politisi. Saya mau menjadi pengusaha saja. Demikian cerita Eva Kusuma Sundari, anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DPR tentang Maria Fatima Kusuma Dias, putrinya yang saat ini duduk di kelas tiga SMP.   

Menurut Eva, Dias menyampaikan pernyataan itu sejak dua tahun lalu. Pemicunya, Dias sering tidak rela melihat kerja ibunya yang sering dinilai banyak menyita waktu untuknya.   

Sekarang kita telah membahas aspek-aspek
, mari kita kembali kepada beberapa faktor lain yang perlu dipertimbangkan.

Eva juga mengaku sering ditelepon kakaknya yang tinggal di Perancis. Saya sering diminta menjaga nama keluarga. Ibu juga sering telepon, menanyakan kabarku, kata Eva, yang lahir pada 8 Oktober 1965 di Nganjuk, Jawa Timur.   

Telepon dari keluarganya ini, lanjut Eva, terutama sering diterimanya saat banyak anggota DPR ditangkap karena korupsi. Telepon serupa sering diterimanya saat DPR dihantam berbagai isu tidak sedap, seperti terkait pembangunan gedung baru senilai Rp 1,138 triliun.   

Berbagai perhatian ini, berikut visi yang dimilikinya, membuat mantan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) ini tetap bertahan di DPR. Padahal, saya sering....(Selengkapnya baca Harian Kompas, Selasa 19 April 2011, halaman 2)

Pertanggungan ini artikel informasi adalah sebagai lengkap dapat hari ini. Tapi kau selalu harus meninggalkan terbuka kemungkinan bahwa penelitian di masa depan dapat mengungkap fakta-fakta baru.